Thursday, September 14

Cegah Sakit Jantung Dengan Minum Minyak Zaitun

“Ingin lebih sehat? Ganti minyak goreng Anda dengan minyak zaitun.” Pasti Anda sudah sering mendengarnya, bukan? Selama ini minyak zaitun kerap dianggap sebagai minyak tersehat yang memiliki lebih banyak manfaat. Tidak heran jika harganya pun berbeda jauh dari minyak goreng biasa".

Minum Minyak Zaitun Cegah Sakit Jantung
Kadar lemak yang terdapat pada 100 gram minyak zaitun adalah 100 gram. Meski tinggi lemaknya, minyak zaitun tetap sehat karena hanya 14 persen dari lemak itu berjenis lemak jenuh. Sisanya adalah lemak tak jenuh yang dianggap menyehatkan. Selain itu, minyak zaitun juga mengandung vitamin E, vitamin K, omega-3 dan omega-6.

Meski menyehatkan, Anda tetap harus membatasi asupannya karena kadar kalori per 100 gram-nya adalah 885 kilokalori. Gunakan minyak zaitun dengan bijak agar Anda bisa mendapatkan khasiat baiknya.

Anda tidak perlu mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah banyak untuk bisa mendapatkan manfaatnya. Menurut hasil temuan terbaru, cukup mengonsumsi dua sendok makan minyak zaitun dapat memangkas hampir setengah risiko kematian akibat penyakit jantung. Sedangkan konsumsi satu sendok makan minyak zaitu dapat memotong risiko penyakit jantung hampir 28 persen.

Ada banyak penelitian menyoroti manfaat minyak zaitun untuk jantung, tetapi hanya sedikit yang meneliti seberapa besar risiko kematian dapat diturunkan.

Dalam risetnya, peneliti mengkaji pola makan hampir 41.000 orang dewasa yang terlibat dalam European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition, yang dimulai 20 tahun lalu.

Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menyebutkan, minyak zaitun tidak dapat membantu mencegah risiko kematian akibat kanker, tapi ada dampak yang besar dalam memperkecil risiko kematian akibat penyakit jantung.

"Temuan ini sangat signifikan. Hal ini memberitahu kita bahwa minyak zaitun baik untuk jantung," kata Dr Charles Knight dari Cardiovascular Society Inggris. "

Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang sehat dan polifenol, senyawa yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh dan mungkin mengurangi risiko pembekuan darah.

Dalam riset terbarunya, para ilmuwan asal Spanyol mempelajari data pada kebiasaan makan 40.622 pria dan wanita usia antara 29 tahun dan 69 tahun, yang diikuti selama lebih dari 13 tahun untuk melihat efek minyak zaitun terhadap risiko kematian. Sepanjang riset tersebut, kurang dari 2.000 peserta meninggal, termasuk 956 diantaranya akibat kanker dan 416 akibat penyakit jantung.

Hasil analisa menunjukkan bahwa peserta yang meninggal akibat penyakit jantung mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah kecil. Sementara mereka yang mengambil 29 gram atau lebih per hari (sekitar dua sendok makan) 44 persen kurang mungkin untuk meninggal akibat masalah jantung.

Warning..!!!
Perhatikan penggunaan minyak zaitun bagi Anda penderita diabetes, ibu hamil dan menyusui, serta yang ingin menjalani operasi. Sebaiknya hindari minyak zaitun jika Anda termasuk kalangan tersebut.


EmoticonEmoticon