Thursday, August 23

Manfaat Daun Bidara Untuk Mengusir Gangguan Jin / Ruqyah

Daun Bidara Untuk Menghilangkan Sihir - Mungkin anda pernah mendengar khasiat dari daun bidara yang satu ini. Terdengar tidak masuk akal namun faktanya memang demikian. Jika anda pernah mendengarkan beberapa ustad yang ceramah mengenai cara mengusir gangguan sihir atau jin pasti mereka akan merekomendasikan untuk menggunakan daun bidara sebagai salah satu obatnya.

Daun Bidara Untuk Menghilangkan Sihir
Pada tulisan berjudul Mengobati Kesurupan dengan Daun Bidara -- Konsultasisyariah.com oleh Ustadz Ammi Nur Baits (beliau adalah Alumni Madinah International University, Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh).

Disebutkan bahwa tidak dijumpai adanya dalil dari al-Quran ataupun hadis yang menjelaskan tetang penggunaan daun bidara untuk mengobati sihir dan kesurupan jin (syaiton).

Adapun yang dijumpai dalam hadis yaitu mengenai khasiat daun bidara untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang susah dihilangkan. Penggunaannya untuk membersihkan bekas haid bagi wanita, dan untuk memandikan jenazah.

Walaupun tidak ditemukan dalilnya dari Al-Qur’an dan Hadist tentang hubungan daun bidara dengan pengobatan akibat sihir dan kesurupan, namun para ulama memahami bahwa kajian pengobatan sihir termasuk ke dalam kategori pembahasan at-Tadawi (pengobatan), dan bukan kajian ibadah.

Sehingga, selama tidak memakai media/benda yang dilarang oleh agama dan juga terbukti mujarab (bisa mengobati), maka penggunaan media semacam ini dibolehkan.

Syaikh Ibnu Baz pernah memberikan paparan mengenai pengobatan sihir, seperti yang terdapat di Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279, beliau berkata:

Diantara cara mengobati sihir, dia bisa mengambil 7 lembar daun bidara hijau, lalu ditumbuk dengan batu atau semacamnya, lalu ditaruh di ember, kemudian dicampur air yang cukup untuk mandi. Kemudian dibacakan ayat kursi, al-kafirun, al-ikhlas, al-falaq, an-Nas…. (beliau menyebutkan beberapa ayat lainnya).

Ada banyak dampak sihir, salah satunya (seperti yang dijelaskan di di Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279) yaitu sihir yang menyebabkan para suami terhalangi sehingga tidak bisa berhubungan badan.

Keterangan lainnya disampaikan Syaikh Abdullah Aljibrin, beliau berkata:

Saya pernah meruqyah anggota keluarga dan orang-orang dekat saya yang tidak bisa melakukan hubungan dengan istrinya akibat sihir. Saya ruqyah mereka dengan memakai beberapa lembar daun bidara seperti yang disebutkan Ibnu Katsir, dan membacakan beberapa ayat al-Quran, dan dengan izin Allah sembuh.  (as-Shawaiq al-Mursalah fi at-Tashaddi lil Musya’widzin wa as-Saharah)

Penjelasan lainnya dari Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi, dalam menanggapi sebagian orang yang melarang penggunaan daun bidara untuk mengobati sihir karena tidak ada dalil.

Syaikh menjelaskan bahwa menghilangkan sihir dengan doa-doa yang disyariatkan atau dengan pengobatan yang mubah, hukumnya boleh.

Dimana daun bindara termasuk sesuatu yang mubah. Apabila ada manfaatnya seperti untuk mengobati sihir atau yang lainnya, maka tidak masalah menggunakannya.


EmoticonEmoticon