Wednesday, August 29

Penyebab dan Gejala Asam Urat

Asam urat adalah jenis rematik yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku. Selain nyeri, asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas, dan kaku.

Penyebab dan Gejala Asam Urat
Penyebab asam urat tinggi selain makanan juga bisa dari faktor eksternal yang tidak bisa anda duga sebelumnya. Asam urat merupakan bahan kimia yang dihasilkan ketika tubuh memecah zat yang disebut purin. Purin dapat ditemukan dalam beberapa makanan dan minuman seperti hati, ikan asin, ikan kembung, kacang kering dan kacang polong, dan bir. Setelah diproduksi, asam urat akan akan larut dalam darah dan melewati ginjal, lalu sebagian besar meninggalkan tubuh ketika buang air kecil.

Pada tahap awal, penyakit asam urat biasanya tidak memberikan gejala yang spesifik. Lama-kelamaan, penumpukkan kristal yang semakin menjadi-jadi akan menyebabkan keluhan berupa nyeri hebat pada sendi dan jaringan di sekitarnya.

Gejala Asam Urat

Gejala gangguan asam urat diantaranya :
  • Daerah persendian terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan terjadi pembengkakan serta peradangan berwarna kemerahan.
  • Rasa nyeri pada sendi biasanya terjadi pada pagi hari saat bangun tidur maupun pada malam hari.
  • Rasa nyeri terjadi secara berulang-ulang
  • Pada kasus yang lebih parah, daerah persendian akan terasa sakit saak digunakan untuk bergerak.
  • Organ tubuh yang biasanya terserang adalah sendi jari kaki, jari tangan, lutut, tumit, pergelangan tangan, maupun siku.

Penyebab Asam Urat

Makanan dan minuman
Penyebab asam urat yang pertama adalah konsumsi makanan yang memiliki kadar purin tinggi seperti jeroan (hati, ampela, paru, usus), makanan laut (kepiting, kerang, udang, cumi) dan daging merah. Selain jenis makanan tersebut, minuman manis dan alkohol juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat.

Mandi malam
Penyebab asam urat tinggi salah satunya adalah mandi malam. Dari jaman dahulu memang telah dipesan oleh orang tua agar jangan mandi terlalu malam, bahaya mandi malam memang ternyata dapat menyebabkan asam urat. Selain itu mandi malam dapat menyebabkan rematik dan berdampak pada berbagai gangguan metabolisme tubuh.

Kelebihan berat badan
Penyebab asam urat yang ketiga adalah kelebihan berat badan. Hal ini bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat, sehingga kadarnya dapat melonjak di dalam tubuh. Kondisi ini akan membuat ginjal kesulitan untuk membuang asam urat dari tubuh.

Konsumsi minuman yang terlalu manis
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minuman ringan yang terlalu manis  atau pun minuman yang mengandung fruktosa tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit asam urat. Fruktosa adalah zat gula alami yang ditemukan pada buah-buahan.

Konsumsi obat – obatan
Beberapa jenis obat-obatan dipercaya mampu mengembangkan resiko gangguan asam urat, diantaranya :
  • Mengkonsumsi obat-obatan diuretik seperti thiazide yang biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, gagal jantung kongestif, dan kondisi lain
  • Mengkonsumsi aspirin dengan dosis rendah setiap hari yang biasanya digunakan untuk mencegah serangan jantung dan stroke
  • Mengkonsumsi obat anti-penolakan seperti cyclosporine yang dikonsumsi setelah melakukan transplantasi organ untuk beberapa kondisi rematologi.
  • Mengkonsumsi levodopa yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson
  • Konsumsi niacin yang digunakan untuk meningkatkan high density lipoprotein (HDL) dalam darah.
Riwayat keluarga
Penyebab asam urat yang terakhir adalah keturunan. Jika ada salah satu atau beberapa anggota keluarga memiliki masalah asam urat, maka risiko Anda mengalami masalah yang sama pun dapat meningkat.

Usia dan jenis kelamin
Asam urat lebih sering terjadi pada pria, terutama karena wanita cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih rendah. Setelah menopause, kadar asam urat wanita mendekati pria. Pria juga lebih mungkin mengembangkan asam urat sebelumnya – biasanya antara usia 30 dan 50 – sedangkan wanita umumnya mengembangkan tanda dan gejala setelah menopause.


EmoticonEmoticon